Jombang, Mediamedia.id – Serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Jombang terpilih pereode 2025 – 2030 yakni H. Warsubi, SH., M.Si. serta Wakil Bupati, KH. Salman Udin Yazid, S. Ag., M.Pd. Dari Pejabat Bupati Dr. Drs. Teguh Narutomo di gelar di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Jombang.
Serah terima jabatan tersebut digelar bersama dengan Rapat Paripurna DPRD Jombang. Pada Rabu malam (05/03/2025).
Terlihat dalam acara Sertijab itu dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji, S. Ag, dan sejumlah tamu penting lainnya, termasuk Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Penjabat Bupati Jombang Dr. Drs. Teguh Narutomo, Forkopimda Kabupaten Jombang, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, Dandim 0814 Jombang Letkol Kab. David Eko Junianto, Dansatradar 222 Ploso Letkol Lek Rida Radi Juliatmono, serta Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Pengadilan Agama, anggota DPRD Jombang, Sekretaris Daerah, dan kepala OPD serta camat se-Kabupaten Jombang.
Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Jombang dan dibuka dengan Penandatanganan berita acara serah terima jabatan dari Penjabat Bupati Jombang kepada Bupati terpilih.
Bupati Jombang terpilih, H. Warsubi, SH., M.Si. didampingi Wakil Bupati Jombang, KH. Salman Udin Yazid, S. Ag., M.Pd. dalam sambutanya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jombang yang telah memberikan kepercayaan dan amanah untuk memimpin Kabupaten Jombang selama lima tahun ke depan.

“Amanah ini merupakan tanggungjawab besar yang kami emban dengan kesungguhan, demi memajukan Kabupaten Jombang,” kata Bupati Jombang Warsubi.
Bupati baru itu juga menyampaikan visi dan misinya untuk Kabupaten Jombang yang akan dipimpinnya, yang berbunyi,
“JOMBANG MAJU DAN SEJAHTERA UNTUK SEMUA. ”
Beberapa program yang akan dilaksanakan antara lain pembangunan desa dan kota yang merata, pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, pengurangan angka pengangguran, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, penguatan ekonomi, serta pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan. Selain itu, Bupati juga ingin memperkuat harmoni sosial dan menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Bupati turut menekankan program tambahan yang berfokus pada 100 hari kerja, dengan prioritas pada bidang pendidikan, pertanian, sarana dan prasarana jalan, serta ketahanan pangan. Program “Desa Maju dan Sejahtera” (Mantra) menjadi salah satu fokus utama dari Bupati dan Wakil Bupati Jombang.
Seluruh program prioritas ini mendapat acungan jempol dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
“Program-program unggulan tadi sangat bagus sudah detail, Tapi tolong kemudian dilanjutkan supaya nendang jadi (bersinergi) dari Pusat, ke Provinsi, ke Kabupaten/ Kota,” jelas Khofifah Indar Parawansa. (Red/Tio)














