JOMBANG, Mediamedia.id – Puskesmas Kabuh, Kabupaten Jombang, memperingati hari jadi ke-75 melalui kegiatan tasyakuran yang digelar di Ruang Pertemuan Puskesmas Kabuh, Kamis (22/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri seluruh pegawai Puskesmas Kabuh serta dokter internship yang turut menjadi bagian dari pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Tasyakuran ini dilaksanakan setelah seluruh rangkaian kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin) Bulan Oktober 2026 selesai. Momentum tersebut tidak hanya menjadi ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Puskesmas Kabuh selama 75 tahun, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan, mengevaluasi pelaksanaan program kesehatan, serta meneguhkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Memasuki usia ke-75 tahun, Puskesmas Kabuh diharapkan terus berkembang sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang mampu memberikan pelayanan secara optimal, humanis, profesional, dan mudah dijangkau oleh masyarakat di wilayah Kecamatan Kabuh.
Kepala Puskesmas Kabuh, dr. Sri Mustikaning Batin, menyampaikan sejumlah harapan dalam peringatan hari jadi tersebut. Menurutnya, Puskesmas Kabuh harus mampu menjadi tempat yang memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat, bukan sekadar tempat untuk mendapatkan pengobatan ketika sakit.
“Di hari jadi Puskesmas Kabuh ini, harapan saya sebagai Kepala Puskesmas, pertama, semoga Puskesmas Kabuh semakin menjadi rumah yang nyaman bagi masyarakat. Bukan hanya tempat berobat, tetapi tempat masyarakat merasa dilindungi dan didengarkan,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan tindakan medis, pemeriksaan, maupun pemberian obat. Lebih dari itu, pelayanan kesehatan juga membutuhkan kepedulian, komunikasi yang baik, serta kemampuan tenaga kesehatan dalam memahami kebutuhan dan keluhan masyarakat.
Dengan pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin merasa dekat dengan Puskesmas Kabuh dan tidak ragu untuk berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan maupun kebutuhan pelayanan medis lainnya.
Perkuat Kekompakan Tenaga Kesehatan di 16 Desa.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, dr. Sri Mustikaning Batin juga memberikan perhatian terhadap peran seluruh sumber daya manusia yang menjadi bagian dari pelayanan kesehatan di Kecamatan Kabuh.
Ia berharap seluruh staf, tenaga kesehatan, bidan desa, serta kader kesehatan yang tersebar di 16 desa se-Kecamatan Kabuh dapat terus menjaga kekompakan, meningkatkan keikhlasan dalam bekerja, dan mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Untuk staf saya, tenaga kesehatan, bidan desa, dan kader-kader hebat di 16 desa se-Kabuh, semoga kita semakin kompak, semakin ikhlas, dan semakin profesional. Lelah kita adalah ibadah,” tuturnya.
Menurutnya, keberhasilan pelayanan kesehatan tidak dapat dicapai hanya oleh satu pihak. Diperlukan kerja sama dan koordinasi yang baik antara tenaga kesehatan di Puskesmas, bidan desa, kader kesehatan, serta berbagai unsur yang terlibat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Peran bidan desa dan kader kesehatan juga menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan promotif dan preventif, seperti edukasi kesehatan, pemantauan kondisi masyarakat, serta mendorong kesadaran warga untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Dengan memperkuat kolaborasi di seluruh desa, berbagai program kesehatan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau masyarakat secara merata, termasuk warga yang membutuhkan pendampingan maupun edukasi kesehatan secara berkelanjutan.
Targetkan Kecamatan Kabuh Sehat
Harapan berikutnya, Puskesmas Kabuh mampu menjadi motor penggerak dalam mewujudkan Kecamatan Kabuh Sehat. Hal tersebut membutuhkan komitmen bersama, tidak hanya dari jajaran Puskesmas, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dan dukungan berbagai unsur terkait.
“Ketiga, semoga Puskesmas Kabuh mampu menjadi motor penggerak tercapainya Kecamatan Kabuh Sehat,” lanjutnya.
Upaya mewujudkan Kecamatan Kabuh Sehat dapat dimulai melalui peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan, serta mengikuti program-program kesehatan yang tersedia.
Di sisi lain, penguatan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat juga menjadi bagian penting agar Puskesmas tidak hanya berfokus pada penanganan penyakit, tetapi turut mendorong upaya pencegahan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Melalui kerja sama seluruh tenaga kesehatan, bidan desa, kader kesehatan, dan masyarakat di 16 desa, Puskesmas Kabuh diharapkan semakin mampu menjalankan perannya sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Kabuh.
Momentum Refleksi dan Pengabdian
Peringatan hari jadi ke-75 ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan pengabdian Puskesmas Kabuh dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Usia yang telah mencapai tiga perempat abad tersebut sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang berkualitas dan berkesinambungan.
Kegiatan tasyakuran yang berlangsung setelah Lokakarya Mini Bulan Oktober 2026 juga menjadi pengingat bahwa peningkatan pelayanan membutuhkan evaluasi, perencanaan, dan kerja sama yang terus diperkuat dari waktu ke waktu.
Dengan semangat hari jadi ke-75, Puskesmas Kabuh diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas, semakin dekat dengan masyarakat, serta terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi warga Kecamatan Kabuh.
Harapan tersebut sejalan dengan pesan Kepala Puskesmas Kabuh, dr. Sri Mustikaning Batin, agar seluruh jajaran tetap menjaga kekompakan dan profesionalisme dalam bekerja. Sebab, di balik setiap pelayanan kesehatan, terdapat tanggung jawab dan pengabdian untuk membantu masyarakat memperoleh kehidupan yang lebih sehat.
Selamat Hari Jadi ke-75 Puskesmas Kabuh. Terus mengabdi, melayani dengan hati, dan bersama-sama mewujudkan Kecamatan Kabuh Sehat.
(Tiono/Red)















