JOMBANG, Mediamedia.id – Pemerintah Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi Kembang Gamis (Kabuh Membangun Keluarga Miskin). Melalui program tersebut, bantuan disalurkan kepada lima keluarga penerima manfaat di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kabuh pada Selasa, (27/10/2026).
Lima penerima manfaat tersebut yakni Ibu Yamini, warga Dusun Klubuk Timur, Desa Sukodadi; Ibu Sriatun, warga Dusun Peyek, Desa Tanjungwadung; Bapak Lamijan, warga Dusun Ngepung, Desa Kabuh; Ibu Sumi, warga Dusun Jatisari, Desa Kedungjati; serta Ibu Lasti, warga Dusun Mojokerep, Desa Genenganjasem.
Program Kembang Gamis merupakan salah satu inovasi Pemerintah Kecamatan Kabuh dalam memberikan perhatian kepada keluarga miskin yang belum memperoleh bantuan sosial atau belum mendapatkan dukungan yang memadai dari pemerintah.
Tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan untuk meringankan beban kebutuhan sehari-hari, program ini juga mengedepankan pendataan serta pendampingan administrasi kependudukan bagi keluarga penerima manfaat. Langkah tersebut dilakukan agar kondisi dan kebutuhan masyarakat dapat teridentifikasi dengan lebih baik.
Melalui pendampingan ini, keluarga yang membutuhkan diharapkan dapat memperoleh kemudahan dalam melengkapi dokumen administrasi kependudukan yang diperlukan. Kelengkapan data tersebut menjadi salah satu aspek penting untuk mendukung koordinasi dengan pemerintah desa maupun instansi terkait dalam mengupayakan akses terhadap program bantuan sosial sesuai kriteria dan ketentuan yang berlaku.
Camat Kabuh: Kembang Gamis Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
Camat Kabuh R. Muh. Satria A. W., S.IP., M.KP., menyampaikan bahwa inovasi Kembang Gamis merupakan bentuk kepedulian pemerintah kecamatan terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih, khususnya keluarga miskin yang belum tersentuh bantuan sosial secara memadai.

“Melalui program Kembang Gamis, kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan pendampingan. Bagi kami, penanganan kemiskinan tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan, tetapi juga perlu disertai pendataan yang baik, pendampingan administrasi, serta koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait,” Jelas Camat Kabuh
Ia berharap, melalui sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan instansi terkait, kebutuhan masyarakat dapat teridentifikasi secara lebih tepat sehingga upaya penanganan kemiskinan dapat dilakukan secara terarah dan berkelanjutan.
“Harapan kami, Kembang Gamis dapat menjadi langkah nyata untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Kami ingin keluarga yang membutuhkan tidak merasa sendiri, tetapi mendapatkan perhatian dan pendampingan agar bisa mengakses pelayanan maupun program kesejahteraan sosial yang sesuai dengan ketentuan,” lanjut pernyataan tersebut.
Pelaksanaan program Kembang Gamis diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kecamatan Kabuh dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kepedulian sosial, serta mendorong pemerataan akses kesejahteraan bagi masyarakat.
Dengan adanya inovasi ini, Pemerintah Kecamatan Kabuh berupaya agar penanganan kemiskinan tidak hanya bersifat sementara melalui pemberian bantuan, tetapi juga didukung oleh pendataan yang lebih baik dan koordinasi lintas pemerintahan, sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh perhatian sesuai kondisi dan kebutuhannya.
(Tiono/Red)














