Scroll untuk baca artikel
BeritaNasionalPemerintahan

Setahun Kepemimpinan Baru, Disdikbud Jombang Genjot Mutu Pendidikan dan Pelestarian Budaya

247
×

Setahun Kepemimpinan Baru, Disdikbud Jombang Genjot Mutu Pendidikan dan Pelestarian Budaya

Sebarkan artikel ini
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menjalankan lima program strategis sebagai pilar pembangunan pendidikan.

Jombang, Mediamedia.id – Satu tahun kepemimpinan Bupati Warsubi bersama Wakil Bupati Salmanudin Yazid menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan sektor pendidikan di Kabupaten Jombang. Peningkatan kualitas pendidikan diarahkan pada transformasi digital, penguatan karakter peserta didik, serta peningkatan mutu proses pembelajaran.

 

Selama setahun terakhir, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menjalankan lima program strategis sebagai pilar pembangunan pendidikan. Upaya ini difokuskan untuk memperkuat layanan pendidikan yang merata dan berkelanjutan.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari, M.Si menjelaskan bahwa pada jenjang SD dan SMP, perhatian utama diarahkan pada perbaikan sarana dan prasarana serta pembinaan bakat dan prestasi siswa. Rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, hingga fasilitas pendukung lainnya dilakukan secara bertahap.

 

“Pembinaan prestasi melalui OSN, O2SN, FLS3N, serta berbagai ajang kompetisi lainnya telah mengantarkan siswa-siswi Jombang meraih prestasi hingga tingkat nasional,” ujarnya.

 

Di bidang ketenagaan, pemerintah daerah turut mendorong peningkatan kualifikasi sumber daya manusia melalui program beasiswa S1 dan S2. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa kurang mampu yang berprestasi maupun guru-guru berprestasi sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan.

 

Sementara itu, pada bidang kebudayaan, penguatan nilai-nilai lokal terus digelorakan melalui kegiatan literasi, seni, serta pendidikan karakter. Seluruh program tersebut menjadi bagian dari visi besar peningkatan mutu pendidikan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga tetap berakar pada budaya daerah.

“Kami ingin memastikan seluruh anak di Jombang memperoleh layanan pendidikan yang baik sekaligus tetap menjunjung tinggi identitas budaya lokal,” tegasnya.

 

Dalam mendukung pembangunan kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang juga melakukan pemutakhiran Data Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) sebagai dasar perencanaan strategis. PPKD merupakan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang menekankan pengelolaan potensi budaya secara terpadu dan berkelanjutan.

 

Kabupaten Jombang sendiri memiliki kekayaan budaya yang beragam, baik warisan budaya benda maupun tak benda. Mulai dari tradisi lisan, manuskrip, ritus, pengetahuan tradisional, seni pertunjukan, hingga situs dan kawasan bersejarah.

 

“Keberagaman budaya ini menjadi identitas lokal sekaligus kontribusi penting bagi kebudayaan nasional,” tambahnya.

Secara keseluruhan, dalam satu tahun kepemimpinan Warsubi–Salmanudin, berbagai program tersebut menjadi pondasi kuat transformasi pembangunan yang mengedepankan prinsip RAMAH (Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis) guna mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

 

(Red/Tiono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *