Jombang, Mediamedia.id – Upaya modernisasi sektor pertanian terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pertanian Kabupaten Jombang (Disperta). Salah satunya dengan menggelar pelatihan pengoperasian drone pertanian bagi 42 personel Brigade Pangan sebagai langkah konkret penerapan teknologi di lapangan.
Kepala Disperta Jombang, Much Rony, menjelaskan bahwa program ini difokuskan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian hama sekaligus mendorong produktivitas hasil pertanian. Pemanfaatan drone dinilai mampu membuat penanganan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) lebih tepat sasaran, cepat, serta menekan biaya operasional.

“Melalui teknologi drone, penanganan OPT dapat dilakukan secara presisi dan efisien. Dampaknya tentu pada peningkatan kualitas maupun kuantitas produksi pertanian,” ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman terkait standar operasional prosedur (SOP), teknik kalibrasi sistem, navigasi penerbangan, hingga perawatan perangkat. Dengan bekal tersebut, Brigade Pangan kini dipersiapkan sebagai unit layanan yang siap membantu petani dalam penyemprotan serta perlindungan tanaman.
Disperta menegaskan bahwa drone yang telah didistribusikan tidak boleh sekadar menjadi aset tersimpan, melainkan harus berfungsi sebagai sarana layanan produktif di tengah masyarakat tani. Karena itu, Brigade Pangan didorong aktif memberikan jasa penyemprotan dan pengendalian OPT sesuai kebutuhan petani.
Selain meningkatkan efisiensi kerja, penerapan teknologi ini juga diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian modern. Dengan sentuhan inovasi, sektor pertanian diyakini semakin berkembang dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani di Jombang.
“Harapannya, program ini bisa membawa pertanian Jombang lebih maju, modern, dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani,” pungkasnya.
(Red/Tio).














